hai sobat plantae.
kali ini aku mau ngasi tips ke kalian agar tanaman kalian tumbuh lebih subur dengan pupuk kompos. sebelum itu, apa si pupuk kompos?
Pupuk kompos dibuat dengan menguraikan sisa-sisa dari
tanaman dan hewan dengan bantuan organisme hidup yang dapat berupa
mikroorganisme maupun makroorganisme. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat
pupuk kompos terbilang sederhana sehingga semua orang dapat membuatnya sendiri.
manfaat pupuk kompos:
- Sebagai sumber nutrisi tanaman
- Meningkatkan ketersediaan unsur mikro
- Meningkatkan kapasitas tukar kation
- Meningkatkan pH tanah yang asam
untuk cara pembuatan pupuk kompos ada 2 cara. yaitu dengan aerob dan anaerob.
Cara membuat pupuk kompos secara aerob:
- Arang sekam, hijauan/jerami/sekam, kapur bubuk, kotoran
ternak
- Siapkan bak pengomposan dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 meter, lebih
baik jika diberi peneduh untuk menghindari hujan
- Siapkan bahan organik dan pecah menjadi potongan kecil
- Susun semua bahan secara berlapis di dalam bak, lalu tiap lapisannya disiram
air hingga kelembaban 40 %
Masukkan beberapa bamboo yang sudah dilubangi ke dalam bahan kompos, kemudian
tutup dengan karung goni/terpal
- Balik bahan kompos setiap minggu hingga matang (biasanya selama 8 minggu)
- Setelah 8 minggu dan tumpukan tersebut tinggal 1/3 dari tinggi semula berarti
sudah dapat dipanen jika tekstur mudah hancur, bau tidak menyengat seperti
tanah, dan berwarna coklat kehitaman.
pembuatan pupuk kompos secara anaerob:
- Bahan kompos dicacah sampai kecil (1 cm)
- Aktivator harus tercampur merata ke seluruh bahan kompos
- Bahan kompos harus memiliki kandungan air yang cukup untuk membantu kehidupan
jasad renik di dalam aktivator kompos. Bahan kering lebih sulit dijadikan
kompos, sedangkan bahan yang terlalu basah akan menghambat prosesnya
- Bak pengomposan harus selalu ditutup untuk menghindari air hujan, cahaya
matahari, penguapan, dan perubahan suhu.
sekian adalah beberapa hal mengenai pupuk kompos.
selamat mencoba sobat plantae.
